[Review] Divortiare by Ika Natassa

image

Judul: Divortiare
Penulis: Ika Natassa
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 288 Halaman
ISBN: 9789792238464
Cetakan: Kelima (April 2012)
Genre: Roman, Metropop Indonesia

BLURB

Commitment is a funny thing, you know? It’s almost like getting a tattoo. You think and you think and you think and you think before you get one. And once you get one, it sticks to you hard and deep.

“Jadi lebih penting punya Furla baru daripada ngilangin nama mantan laki lo dari dada lo?”
Pernah melihat Red Dragon? Aku masih ingat satu adegan saat Hannibal Lecter yang diperankan Anthony Hopkins melihat bekas luka peluru di dada detektif Will Graham (Edward Norton), dan berkata, “Our scar has a way to remind us that the past is real.

Tapi kemudian mungkin kita tiba di satu titik ketika yang ada hanya kebencian luar biasa ketika melihat tato itu, and all you wanna do is get rid of it. So then you did.

Alexandra, 27 tahun, workaholic banker penikmat hidup yang seharusnya punya masa depan cerah. Harusnya. Sampai ia bercerai dan merasa dirinya damaged good. Percaya bahwa kita hanya bisa disakiti oleh orang yang kita cintai, jadi membenci selalu jadi pilihan yang benar.

Little did she know that fate has a way of changing just when she doesn’t want it to.

REVIEW

novel pertama tentang perceraian yang aku baca yang penyebabnya bukan karena pihak luar (selingkuh atau orang ketiga), jadi emang murni problem dari internal 2 tokoh itu sendiri.

Alexandra Rhea, seorang banker yang sukses. Beno Wicaksono, seorang dokter bedah yg paling sibuk sedunia. Alexandra adalah workaholic dan demen banget dengan barang ber-brand terkenal. .Beno merupakan dokter sejati yang selalu tenggelam dalam pekerjaannya, dia juga bukan lelaki yang romantis, bahkan saat dia meelamar pun dengan cara yang benar-benar nggak romantis.

pernikahan Alex dan Beno berjalan  tidak harmonis. dari jam kerja keduanya pun tidak cocok. Alex yang bekerja dari pagi sampai sore kadang juga harus lembur pulang malam, sedangkan Beno harus siap sedia kapanpun jika panggilan operasi datang bahkan tengah dalu sekalipun. mereka jarang menghabiskan waktu bersama di rumah. apalagi Beno yang sering pulang tengah malam sehabis operasi. walau serumah, mereka jadi karang berkomunikasi bahkan bertegur sapa. Alex yang tidak tahan dengan keadaan seperti itu meminta cerai dari Beno.

selama 2 tahun setelah bercerai tidak lantas langsung memutus hubungan mereka karena Beno masih menjadi dokter pribadi Alex jika Alex jatuh sakit. although Alex said that she really hates it when she have to call Beno untuk memeriksanya, but I know that Alex still can’t move on seutunghya dari Beno.

tiap mereka ketemu nggak pernah akur, selalu saja cekcok dan adu argumen. terkadang Beno suka mengungkit masa lalu. bahkan saat di telepon juga mereka masih suka berantem.

waktu mama Alex kena serangan jantung, saya justru kegirangan, haha. karena saya tahu kalau yang bakal ngurus mama Alex adalah Beno. dari situlah gerbang pembuka hubungan antara Alex dan Beno. kekakuan di antara mereka lama-lama mencair, mereka juga jadi sering bertemu karena Beno sering berkunjung kerumah mama Alex untuk mengecek kondisinya.

saat Alex berhubungan Denny, saya juga tahu kalau Beno itu cemburu. cemburu karena masih nggak rela Alex dengan pria lain. tapi karena Beno itu orangnya memang lempeng, expressless, jadi dia stay cool aja. nggak menunjukkan tanda nggak setuju atau apa.

kalau baca kisah mereka ini kita selalu dibuat geregetan sendiri dengan perkara mereka yang selalu saja bertengkar, bahkan si pembaca pun masih 50:50 tidak bisa menebak Alex akan “jadi” dengan siapa. tapi makin ke akhir cerita, pembaca dibuat sadar bahwa sebenarnya Alex masih mencintai Beno, misalnya Alex yg sempat beberapa kali salah memanggil Denny dengan sebutan “Ben”, bukan “Den”. itu menandakan bahwa Alex masih merindukan Beno, termasuk momen saat mereka bertengkar. di situlah jawaban dari pertanyaan “dapatkah kita membenci sekaligus mencintai seseorang di waktu yg sama?

nice story and good conflicts.

walaupun endingnya gantung, tapi untung saja sekarang sudah ada Twivortiare. memuaskan rasa penasaran pemirsah akan kisah Alex & Beno. 😉

OVERALL RATING

★★★★★

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s