[Review] Kembar Keempat by Sekar Ayu Asmara

image

Kembar Keempat dengan cover lama (2005).

image

Kembar Keempat dengan cover baru (2010)

Judul: Kembar Keempat
Penulis: Sekar Ayu Asmara
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 272 Halaman
ISBN: 9789792259292
Terbitan: Juli 2010 (pertama kali terbit 2005)
Genre: Roman, Dewasa, Misteri, Keluarga

BLURB

Dari gempita Manhattan, New York, sampai romantika Paris, novel ini melintasi empat benua. Kisah drama kemanusiaan penuh cinta, air mata, dan pengorbanan. Tentang perjuangan manusia meraih kebahagiaan. Dan ketidakberdayaan manusia melawan kebenaran takdir.

Axena, gadis empat belas tahun asal panti asuhan Yogya. Nasib mengubah hidup, keberuntungan membawanya ke Manhattan, New York. Wajahnya menjadi ikon kecantikan berkat kontrak jutaan dolar Diva Cosmetics. Panggung busana internasional melambungkan namanya sebagai supermodel dunia. Rencana pernikahannya dengan sutradara film Yahudi seakan melengkapi kebahagiaannya.

Havana Sitompoel, perempuan berkepala botak, berayah Tapanuli, beribu Turki, lulusan sekolah khusus anak-anak cerdas dan berbakat di London, Inggris. Bekerja lepas pada Kepolisian Istanbul, khusus memotret korban bunuh diri. Tingkat intelegensia tinggi seakan tak berdaya ketika seorang pelukis membelenggu dirinya dalam hubungan cinta terlarang.

Bhara, Bhadra, dan Bhajra Pusponegoro, saudara kembar-tiga, serupa dalam tampan, berbeda dalam bakat. Bhara, penyanyi, mengikuti audisi drama musikal berjudul The Prince of Bali di pentas Broadway. Bhadra, pencipta lagu, karyanya mewakili Indonesia di ajang kompetisi tingkat internasional. Bhajra, sutradara film dokumenter, menjelajahi nusantara mengabadikan warisan budaya. Namun kiprah mereka meraih masa depan dibayangi rahasia gelap masa lalu.

REVIEW

3 stars. I liked it!

diawali dengan pemaparan tentang si kembar tiga; Bhara, Bhadra, dan Bhajra Pusponegoro yang dikarunai ketampanan dan bakat yang mumpuni dalam bidang masing-masing. Bhara merupakan penyanyi berbakat yang mempunyai suara emas dan antusias mengikuti audisi drama musikal bertajuk The Prince of Bali. Bhadra adalah seorang pencipta lagu yang lolos mewakili Indonesia dalam sebuah kompetisi musik di luar negeri. Sedangkan Bhajra mempunyai bakat dalam bidang dokumenter dan seorang sutradara.

terbang ke Manhattan, New York, kita diperkenalkan dengan Axena. Seorang top model asal Indonesia yang sering menjadi bintang produk-produk ternama. Kehidupan yang dicapainya kini terasa begitu sempurna. ia punya ketenaran, karir yang cemerlang, fasilitas hidup yang serba ada, serta kekasih yang berprofesi sebagai sutradara keturunan Yahudi bernama Merav.

terbang lagi ke Turki. kita berkenalan dengan seorang wanita berkepala plontos bernama Havana Sitompoel. profesinya adalah sebagai fotografer khususnya untuk memotret korban-korban bunuh diri. ia bertugas di kepolisian Istanbul, Turki. penampilannya memang sangat berbeda dari wanita biasanya tapi jiwanya tetap sepenuhnya wanita. bahkan ia punya pacar bernama Yilmaz Bozdemir yang ternyata telah beristri.

lima tokoh ini menjalani kisahnya masing-masing. dengan latar belakang atau masa lalu masing-masing yang berbeda, terutama Axena dan Havana. hingga akhirnya nasib saling mempertemukan mereka ketika mereka sedang dalam perjalanan karir mereka. lembar demi lembar akan membawa kita makin menemui rahasia besar yang akan terungkap rahasia di mana itulah yang menjadi benang merah dari lima orang ini.

well, kalau dilihat dari judulnya, saya nggak pernah menyangka bahwa tabir misterinya akan seruwet itu. saya kira misterinya hanya sebatas pada judul itu saja, yaitu mencari siapakah kembar keempat. saya jadi berpikir sendiri mengapa harus ada tokoh Havana juga? sementara sudah ada Axena yg muncul dan diceritakan duluan di cerita ini yang tadinya langsung saya judge bahwa Axena lah si kembar keempat.

oh… ternyata tidak demikian. saat mendekati ujung cerita, barulah bisa bilang,

“yaelah tebakan gue salah semua”

hahaha. saya suka cerita yang seperti ini. cerita yang lumayan bikin saya mikir dan muter otak juga, walau nggak mikir-mikir amat sampe ke hal yang berat-berat layaknya novel detektif.

sebenarnya saya mau kasih 2,5 bintang tapi karena option itu lazimnya tidak ada maka saya kasih 3 bintang deh. 0,5 sebagai reward karena sudah membuat cerita yang tak terduga dan saya jadi salah nebak mulu! :p

secara penuturan, untuk saya pribadi, ini membosankan. kenapa? saya tidak bisa menilai watak masing-masing perannya tersebut bagaimana. kira-kira hanya 10% dari keseluruhan buku yang berisi dialog. selebihnya hanya deskripsi atau prolog atau apalah namanya itu. ya, terlalu banyak deskripsi. hanya di bab awal yg menjelaskan secara singkat bagaimana kepribadian si tokoh kembar tiga itu. namun ketika dibaca, tidak ada bagian yang menunjukkan bahwa masing-masing kembar itu sifatnya begini dan begitu.

tapi saya salut dengan sang penulis. beliau berani membeberkan tentang beragam keyakinan. bahkan berani sekali menyuguhkan cerita tentang Havana dan Merav yang akan menikah melintasi benua dengan adat dan kepercayaan yang ada di dunia ini. sempet tertulis,

“hal ini bisa dianggap sebagai pelecehan agama.”

menurut saya, ya memang seperti itulah. ini ide cara menikah yang cukup gila. atau bahkan sangat gila. kalau kalian baca, nanti kalian tahu lah apa itu, haha. :p

secara keseluruhan, ide ceritanya sungguh brilian. seorang Sekar Ayu Asmara memang pintar sekali membuat cerita-cerita kelam seperti ini dan sering diangkat ke layar lebar. salah satu contohnya karyanya yang cukup fenomenal di layar lebar adalah Belahan Jiwa. cerita buatan beliau ini susah sekali ditebak. tapi saya cuma kurang sreg dengan cara pengungkapan misteri-miteri tersebut yang digunakan oleh penulis di novel ini. secara logika memang kurang rasional. saya sampai bingung mengkategorikan ini sebatas novel berkasus misterius saja atau malah novel misteri beneran? :O

TULISAN DI BAWAH INI MENGANDUNG SPOILER. ABAIKAN SAJA JIKA TIDAK INGIN SAMPAI TERBACA. SILAKAN SCROLLING KE BAWAH JIKA TETAP INGIN MEMBACANYA.

.

.

.

.

.

pas di bagian tengah, waktu Bhara dan Bhadra merasa telah menemukan jodoh mereka masing-masing, itu terasa janggal, walau kebenarannya dalam cerita ini adalah karena faktor si pasangannya itu merupakan saudara kembarnya juga, oleh karena itu dalam waktu singkat mereka cepat sekali saling tertarik satu sama lain. by the way, saya tidak tau apakah itu memang benar bisa saling tertarik bila ada anak kembar yang saling tidak mengenal dalam kehidupan nyata. hanya saja secara logika, alangkah cepatnya bisa langsung jatuh cinta hanya dalam 1 hari dan 1x pertemuan.

OVERALL RATING

★★★☆☆

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s