Happy 12th Birthday, GagasMedia! #TerusBergegas

LOGO #TERUSBERGEGAS

#TERUSBERGEGAS

Memasuki tahun 2015, tidak terasa usia Penerbit GagasMedia kini telah menginjak 12 tahun. Tentunya sudah banyak kontribusi yang Gagas berikan kepada literasi Indonesia khususnya mengarah pada anak muda usia remaja. Nah, berhuhung GagasMedia lagi berbaik hati banget bikin event Kado untuk Blogger dalam rangka ulang tahunnya, aku nggak mau ketinggalan juga. Siapa tahu aku jadi salah satu blogger yang beruntung dapetin paket hadiah dari Gagas yang baik hatinya. 😄

Buat yang mau ikutan juga, yuk mari simak ketentuannya di gambar di bawah ini.

Kado untuk Blogger

Kado untuk Blogger

Oke, sekarang giliran saya jawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Cekidot! 😉

1. Sebutkan 12 judul buku yang paling berkesan setelah kamu membacanya!

(1). Love, Hate, & Hocus-Pocus by Karla M. Nashar

(2). Bellamore by Karla M. Nashar

(3). Promises, Promises by Dahlian

(4). Breaking Dawn by Stephanie Meyer

(5). Here, After by Mahir Pradana

(6). Test Pack by Ninit Yunita

(7). I For You by Orizuka

(8). Coming Home by Sefryana Khairil

(9). Jingga dalam Elegi by Esti Kinasih

(10). Éclair by Prisca Primasari

(11). Sang Maharani by Agnes Jessica

(12). Ayat-Ayat Cinta by Habiburrahman El Shirazy

2. Buku apa yang pernah membuatmu menangis, kenapa?

Kalo ditanya soal buku yang pernah membuat saya menangis mah ada buanyaaak! 😀 Tapi yang pernah bikin saya nangis sampe sesenggukan dan susah lupa sampe 3 hari 3 malam adalah Jingga dalam Elegi.

Jingga dalam Elegi karya Esti Kinasih

Jingga dalam Elegi karya Esti Kinasih

Meski ini seri teenlit dan taste remaja banget, tapi saya sangat mengikuti dan begitu menghayati ceritanya dari buku pertama, dilanjutkan di buku ke-2 ini ternyata benar-benar mengiris hati. Ada scene di mana akhirnya Ari bertemu dengan kebenaran atas masa lalunya saat ia tidak sengaja menemukan rumah tantenya yang dulunya menjadi rumah lamanya. Sejuta tanya bergumul di dadanya ingin ia luapkan kepada tantenya itu.

“Tante tau, kenapa Mama dulu milih Ata? Kenapa Mama nggak milih saya? Tante kan tau, Ata tuh nakal banget. Sebentar-sebentar berantem. Sebentar-sebentar bikin nangis orang. Nggak pernah berhenti usil. Kalo disuruh Mama beli apa ke warung, nggak pernah mau. Ata juga nggak pernah bantuin Mama jahit apalagi ikut beresin baju-baju jahitan. Saya yang selalu bantuin Mama. Saya yang selalu nemenin Mama jahit. Saya yang selalu berangkat kalo Mama nyuruh apa-apa. Kenapa bukan saya yang diajak? Kenapa malah Ata? Kenapa saya yang ditinggal?”
Air mata turun bersamaan dengan rentetan tanya itu. Selama bertahun-tahun, ini adalah pertanyaan yang paling ingin dia ketahui jawabannya. Pertanyaan yang menjadi sumber luka dan sakit hatinya. Pertanyaan yang menjadi pemicu dirinya mengambil pribadi Ata dan ‘membunuh’ dirinya sendiri.

Sang tante menuntun Ari ke kamar lamanya dan memintanya supaya membuka lemari kayu di sana. Selama ini Ari mengira bahwa ibunya tidak menyayanginya sehingga lebih memilih membawa Ata ketika orangtua mereka berpisah, namun ternyata ia salah besar. Isi di lemari kayu itulah yang membuat Ari menyadari kalau ibunya dan Ata tidak pernah melupakan Ari, menyayangi Ari, merindukan Ari, dan selalu memikirkan Ari. Di dalam lemari kayu itu terdapat tumpukan kado dan surat ucapan ulang tahun dari ibunya dan Ata yang ditujukan untuk Ari sejak usianya 9 tahun hingga 17 tahun.

Air mataku nggak tertahan lagi pas baca isi surat dari Ibu dan Ata. Apalagi saat itu saya lagi dengerin musik instrumen yang super duper sedih. Tambah sesenggukan aja deh jadinya. 😥

3. Apa quote dari buku yang kamu ingat dan menginspirasi?

Dikutip dari novel Unforgettable oleh Winna Efendi terbitan Gagas Media

Dikutip dari novel Unforgettable karangan Winna Efendi terbitan GagasMedia

Unforgettable karya Winna Efendi terbitan Gagas Media

Unforgettable karya Winna Efendi terbitan GagasMedia

Kutipan ini menohok, setidaknya untuk diriku sendiri. Kutipan yang paling kuingat dari sekian buku yang pernah kubaca. Ini juga menginspirasiku untuk tidak berkhayal terlalu jauh dan tidak perlu pula mengimpikan sesuatu yang sekiranya akan sulit dicapai. Kau tahu kan, kalau sudah terbang terlalu tinggi maka jatuhnya akan sakit sekali. Tetaplah bercita-cita namun juga harus tetap realistis pada keadaan yang ada. Saya jadi ingat dengan statement Bapak Habibie di salah satu acara talk show. Di acara itu Alvin bertanya, “Banyak orang bilang, ‘everything should be start with a dream’ bagaimana dengan Eyang sendiri?”

“I don’t like that way (everything should be start with a dream) and never dream. Karena kalau mimpi, setelah Anda bangun tidak ada apa-apa. Tiap orang, tiap pemimpin, harus memiliki suatu wawasan. Wawasan itu suatu vision. Kalau dia tidak memiliki wawasan dan vision, tidak mungkin dia konsisten melaksanakan tugasnya karena pegangan itu adalah vision. Karena ada vision, he’s willing and able to make changes.” — B. J. Habibie

Ya, tanpa keraguan saya sangat mengaminkan dua statement ini. Jadi, kalau orang lain bilang “I have a dream” maka yang berlaku pada saya adalah “I have vision and passion“. 🙂

4. Siapakah tokoh di dalam buku yang ingin kamu pacari? Hayo, berikan alasan kenapa kamu cocok jadi pasangannya. Hehehe.

Bellamore (A Beautoful Love to Remember) karya Karla M. Nashar

Bellamore (A Beautiful Love to Remember) karya Karla M. Nashar

Fabian Ferdinandi yang ada di novel Bellamore oleh Karla M. Nashar. Tapi nggak usah dipacarin deh, dinikahin aja sekalian gimana? 😄 Jangan terkecoh dari namanya ya, Fabian ini Italian asli, bok! Saya suka Fabian karena dia itu bukan sosok yang too good to be true. Kalo soal fisik mah ya jelaslah ya rasa Eropa, tapi saya pilih dia bukan karena fisiknya itu. Sebagai manusia biasa, dia juga punya kekurangan dan sisi yang menyebalkan. Tapi nyebelinnya itu justru bikin kangen loh. ^^’

Saya cocok nggak ya buat Fabian? Yah, cocok-cocokin ajalah ya, toh nggak ada yang larang dan mumpung belum ada yang marah. 😄 Jadi gini ya, saya ini orangnya rada pendiam, eh mungkin pendiam banget. Sedangkan Fabian itu kerjanya sebagai pengacara dan cerewet banget. Dia itu nggak akan berhenti bertanya kalau belum mendapatkan jawaban yang dia mau. Fabian juga orangnya kocak banget, bisa aja bikin lelucon spontan dari sesuatu yang out of the box. Kalau di-couple-in sama wanita yang juga ‘rame’ bisa-bisa nggak ada hentinya tuh sahut sana sahut sini. Kayaknya sifat pendiamku itu bisa meredam kecerewetan Fabian dan mengurangi sifat nyebelinnya yang satu itu. Kekocakannya juga bisa menghiburku sehingga aku jadi orang yang lebih terbuka dan hari-hariku lebih berwarna. Kalau dia tetep aja cerewet, nggak usah kubalas dengan argumen, tinggal bungkam aja pake ciuman. #eeaaak 😄

Simon Gillas 1

Ini dia imaginary cast untuk Fabian Ferdinandi versi saya

Simon Gillas 2

His name is Simon Gillas. He is a French tennis player. Kalau sering-sering dilihat, mirip kayak Robert Pattinson.

5. Ceritakan ending novel yang berkesan dan tak akan kamu lupakan!

Ini kuambil dari akhir cerita di novel Kembar Keempat karya Sekar Ayu Asmara. Biar kuberitahu dulu inti ceritanya ya.

Kembar Keempat karya Sekar Ayu Asmara

Kembar Keempat karya Sekar Ayu Asmara

Bhara, Bhadra, dan Bhajra Pusponegoro adalah kembar tiga yang diasuh oleh orangtua yang sangat menyayangi mereka. Ternyata mereka adalah anak adopsi yang diambil dari Bali. Ada dua tokoh utama lainnya yaitu Axena yang merupakan model top dunia asal Indonesia namun dulunya dibesarkan di panti asuhan, dan Havana si wanita berkepala plontos, berprofesi sebagai fotografer khususnya memotret korban-korban bunuh diri dan bertugas di kepolisian Istanbul, ia diadopsi oleh keluarga Sitompoel dari Medan. Lalu apa yang dimaksud dengan kembar keempat? Siapakah kembar keempat itu?

Kukira cukuplah adanya sosok Axena sebagai kembar keempat dan menjadi saudara dari kembar tiga itu. Lalu untuk apa adanya Havana? Ternyata mereka bukan hanya kembar empat, melainkan enam! Axena adalah kembar kelima sedangkan Havana itu kembar keenam. Jadi siapakah kembar keempat? Ia dipanggil Bunga. Bahkan ia membuat Bhajra jatuh cinta padanya. Bhara dan Axena jatuh cinta. Bhadra dan Havana juga saling jatuh cinta. Mereka berempat saling jatuh cinta dan bercinta hingga Axena dan Havana hamil. Hanya sosok Bunga yang tetap misterius. Ternyata ia bukanlah sosok yang masih hidup. Ia telah lama meninggal bahkan sejak ia bayi karena kondisinya yang begitu rentan. Ya, rupanya Bhajra jatuh cinta dan mencintai seseorang yang tidak real. Bahkan mereka semua jatuh cinta pada saudara kembar mereka sendiri. Banyak yang bilang kalau orang mirip itu jodoh. Dan apabila ada kembar yang terpisah dan saling tidak tahu, mereka akan cepat saling tertarik satu sama lain ketika besar nanti. Benarkah? Entahlah.

Lalu ada pula kehadiran arwah ayah dari kembar enam itu yang selalu mengikuti Axena. Ia juga yang menuntun Axena untuk meloncat dari gedung tinggi. Havana pun bernasib sama. Yah, intinya nasib mereka jadi tragis semua. Ini akibat dari kenekatan ibu angkat si kembar tiga itu yang memaksa hanya ingin mengadopsi tiga bayi lelaki itu saja. Padahal yang dipercaya selama ini adalah akan terjadi malapetaka bagi mereka jika anak kembar sengaja dipisah-pisahkan.

Setelah menutup halaman terakhir, saya serasa dikerjain oleh ceritanya. Menebak ini, salah. Menebak itu, salah. Banyak sekali misteri yang baru terungkap di akhir cerita dan cerita rahasia-rahasia itu yang sama sekali tidak terpikirkan oleh saya. Yah, mungkin ilmu terawang saya masih cetek ya. ^^’

6. Buku pertama GagasMedia yang kamu baca, dan kenapa kamu memilih itu?

Promises, Promises

Promises, Promises karya Dahlian terbitan GagasMedia

Sebenernya aku dulu tuh kalau baca buku mah nggak begitu merhatiin penerbitnya siapa. Tapi yang aku sadari dari buku GagasMedia pertama yang aku baca adalah Promises, Promises karya Dahlian ini. Bukan aku yang memilih sendiri ingin baca karena dulunya ini punya teman. Dia yang merekomendasikan ini ke saya untuk dibaca. Katanya bagus. Tadinya saya nggak mau karena kurang sreg sama cover-nya yang terkesan vintage gitu. Itulah ya kenapa orang bilang jangan menilai isi dari cover-nya saja karena pas dibaca ternyata buagusss buangettt! 😀 Inilah yang menjadi gerbang pembuka yang membuat saya jadi menyukai, menghayati, mengikuti, mencari terbitan GagasMedia yang lainnya. ♥

7. Dari sekian banyak buku yang kamu punya, apa judul yang menurutmu menarik, kenapa?

Stiletto Merah, Senyawa Cinta, Alasan Sentimentil karya Lusiwulan

Stiletto Merah, Senyawa Cinta, Alasan Sentimentil karya Lusiwulan

Salah satu alasan kenapa aku dulu langsung aja nyabet buku ini dari rak buku adalah karena judulnya yang unik. Nggak terlalu panjang tapi taste wanita banget. Katanya Stiletto Merah, tapi kok di cover-nya nggak ada gambar stiletto ya? Kalau boleh jujur sih, antara cover dan judul itu memang agak nggak singkron. Tapi setelah baca isinya, oh rupanya memang ada tentang stiletto dan alasan ini itu yang dialami oleh tokoh utamanya. 🙂

8. Sekarang, lihat rak bukumu… cover buku apa yang kamu suka, kenapa?

Cover lama novel Love, Hate, & Hocus-Pocus karya Karla M. Nashar

Cover lama novel Love, Hate, & Hocus-Pocus karya Karla M. Nashar

Saya jatuh cinta sama yang ini. Beruntungnya saya tidak terlambat bertemu (beli -red) LHHP saat masih ber-cover yang ini, karena cover barunya diseragamin sama sekuel ke-2. Kalau yang ini kesannya klasik dan antik namun sederhana, tidak terlalu ramai dengan paduan warna ini itu atau gambar ini itu. Font-nya cantik juga. Ditambah ada ilustrasi wanita dengan gaun jadul layaknya sedang menari namun dari tangannya seperti memancarkan kekuatan sihir yang mampu menyatukan Troy dan Gadis dalam satu cinta. Itukah gipsy yang bernama Lyubitshka? I guess so. 😉

9. Tema cerita apa yang kamu sukai, kenapa?

Saya suka dengan tema tentang komitmen. Cerita dewasa yang bukan lagi seperti anak ABG yang masih mau pacaran sana dan pacaran sini. Atau cerita tentang kepedihan masa lalu yang membuatnya trauma dengan cinta yang akan datang. Atau cinta yang dipisahkan oleh sakit yang tak tersembuhkan. Atau tentang sebuah kegagalan berumah tangga di masa lalu namun kembali bertemu dengan mantan suami/istri dan ternyata cinta itu belum mati. Atau tentang kekukuhan anggota keluarga yang saling menyayangi satu sama lain, tentang konflik internal yang ada di keluarga dan dibuat serealistis mungkin, misalnya konflik perjodohan (secara halus maupun dipaksa, setuju atau memberontak). Atau tentang desperate-nya seseorang karena batal menikah. Atau tentang cinta yang baru tumbuh setelah pernikahan terjadi serta berbagai kerikilnya ketika menumbuhkan cinta itu sendiri.

Saya memilih tema-tema seperti itu sebagai favorit karena saya sebagai konsumen alias pembaca harus lebih selektif memilih bacaan di mana kini saya sudah memasuki usia 20 something. 😄 Saya harus memberi asupan pada otak dan hati saya dengan cerita atau tulisan yang sekiranya bisa lebih menginspirasi saya untuk di masa yang akan datang. Konflik yang lebih berat dan pelik diharapkan bisa jadi bekal gambaran bila suatu waktu juga akan mengalaminya. Genre remaja bukan lagi pilihan utama saya karena usia dan masa remaja saya sudah lewat, sehingga getaran euforia itu tidak sekuat dulu ketika saya masih teenager. 🙂

10. Siapa penulis yang ingin kamu temui, kalau sudah bertemu, kamu mau apa?

Lebih dari satu boleh kan? Aku ingin sekali ketemu dengan Karla M. Nashar, aliaZalea, Christian Simamora, Alberthien Endah, dan Dahlian karena aku suka sekali dengan karya-karya mereka. Ilana Tan juga. Selain karena aku juga menyukai tulisannya, beliau itu penulis paling misterius saat ini, tapi buku-bukunya jadi mega bestseller mulu gitu. Aku pernah dengar gosip kalau beliau itu anak seorang diplomat yang tinggalnya sering pindah-pindah negara, makanya beliau suka sekali bikin novel dengan latar luar negeri. Ah, tapi itu belum pasti kebenarannya. Mau ketemu Ika Natassa juga karena ada misi tertentu. Haha. 😛

Kalau saya ketemu dengan mereka semua, saya mau minta tanda tangan mereka di novelnya mereka yang saya punya. Ingin minta tips menulis sekalian private nulis 2 jam aja nggak apa-apa kalau dibolehin mah, karena sejauh ini saya merasa kalau tulisanku masih cetek banget kadar keindahannya. 😄 Khusus sama Ilana Tan itu saya mau foto bareng ah, sebagai bukti dan kenang-kenangan kalau saya pernah ketemu beliau dan biar tetep ingat wajahnya beliau. 😀 Kalau sama Ika Natassa, saya mau foto sama baby C alias Arganta Saka Wicaksono. Oh ya, mau buktiin beliau itu aslinya secerewet dan sejutek kayak di twitternya selama ini nggak sih?! 😛

11. Lebih suka baca e-book (buku digital) atau buku cetak (kertas), kenapa?

Hmm, tetep lebih suka buku cetak (kertas). Meski e-book menawarkan kepraktisan dan nggak berat-beratin bawaan, tapi udah dari sananya lebih lega kalau baca buku cetak aja. Kalau e-book kan dalam bentuk data, sedangkan jika gadget di-reset tanpa backup terlebih dahulu, maka lenyaplah sudah kolesinya. 😦 Selain itu kalau buku digital itu perlu batere dari gadget, sedangkan aku termasuk orang yang pelit banget sama batere gadget, makanya aku nggak pernah nyimpen bahkan mainin satu pun game di gadget sendiri. Kalau habis batere ya nggak bisa ngapa-ngapain dong. 😄 Trus, kalau buku digital itu belinya agak ribet apalagi buat yang nggak punya debit card atau credit card. Nggak semua operator atau provider yang pulsanya tersedia buat dipakai transaksi untuk aplikasi berbayar dan buku digital.

Nah, kalau mau ringkasnya tentang buku digital versus buku cetak, bisa lihat di gambar ini deh.

Buku digital vs buku cetak

Buku digital vs buku cetak

12. Sebutkan 12 kata untuk GagasMedia menurutmu!

Penerbit ternama dengan sederet penulis bertalenta yang terus bergegas menghasilkan bacaan berkualitas.


Wuih! Akhirnya kejawab semua. Butuh dua hari dua malam nih buat merenungi jawabannya. 😄 Anyway, selamat ulang tahun ya GagasMedia! Semoga tetap konsisten berkontribusi dalam mengembangkan literasi Indonesia, melahirkan penulis berbakat dan menghasilkan karya-karya yang spektakuler. Aamiin. 😀

♥♥♥

Salam,

Aya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s