[BlogTour] Interview: Christian Simamora, Author of Tiger on My Bed

header

Hello fellas!

Ketemu lagi nih di blog Pieces from the Deepest. Semoga nggak bosan buat sering-sering mampir ke sini. 😀

Pada kesempatan kali ini alhamdulillah saya dipercayakan lagi sebagai salah satu host blog tour untuk novel terbaru dari Bang Ino yang diterbitkan oleh TWIGORA. Sebagai informasi aja nih buat yang belum tahu, bahwa novel Tiger on My Bed adalah novel perdana dari seri #vimanasingles, yaitu novel yang pemeran utama ceweknya merupakan wanita single dari keluarga Vimana.

Sama seperti host(s) sebelumnya, post pertama ini berisi biodata penulis dan interview dengan author kesayangan kita, Bang Ino. Tapi, sebelum masuk ke wawancara, kenalan dulu sama Bang Ino dari info berikut, yuk! 😉

🐯🐯🐯🐯🐯

TENTANG PENULIS

Christian Simamora

Christian Simamora a.k.a Bang Ino

CHRISTIAN SIMAMORA

Penulis berzodiak Gemini, kelahiran 9 Juni 1983. Book hoarder yang menyukai animal print. Kalau tidak sedang menulis, dia menghabiskan waktu senggang dengan membaca, browsing, atau menonton serial televisi kesukaan.

Sejak tahun 2006, memutuskan untuk menekuni genre romance untuk pembaca dewasa. Seri #jboyfriend yang sudah terbit: Pillow Talk (Jo), Good Fight (Jet), With You (Jere), All You Can Eat (Jandro), Guilty Pleasure (Julien), Come On Over (Jermaine), As Seen On TV (Javi), dan Marry Now, Sorry Later (Jao).

Tahun ini, dia merilis seri kedua yang diberi nama #vimanasingles.

Meet Lame (Janiel & Daniel) dan Tiger on My Bed (Talita Koum Vimana) adalah novelnya yang kelima belas dan keenam belas.

Fanpage (Facebook): http://www.facebook.com/ChristianSimamoraAuthor
Twitter: @09061983
E-mail: ino_innocent@yahoo.com

image012

🐯🐯🐯🐯🐯

INTERVIEW

Halo, Bang Ino. Sebelumnya mau ngucapin terima kasih banyak karena sudah bersedia buat menjawab pertanyaan dari kami. Okay, langsung aja ke pertanyaannya, ya. 🙂

Dengan hadirnya #vimanasingles, akankah ke depannya Abang konsen menulis untuk seri #vimanasingles saja dan projek #jboyfriend dihentikan atau produksinya tetap lanjut saling beriringan?

#vimanasingles sudah ada plot dan karakternya kok. Tinggal mencari waktu untuk menuliskannya saja. Tapi untuk saat ini, Abang sedang kembali ke #jboyfriend. Draf yang lagi dikerjakan ini adalah buku kesembilan.

Nama tokoh lelaki di TOMB ini kan Jai. Kenapa Jai, Bang? Mungkinkah nama semua tokoh utama lelaki di seri #vimanasingles sudah ‘diprogram’ akan memakai inisial J juga layaknya di seri #jboyfriend atau di sini cuma kebetulan?

Di fun fact disebutkan, awalnya karakter cowok TOMB diberi nama Kaj Birksted, serupa nama pilot Denmark yang juga adalah pahlawan perang Dunia II. Tapi ketika proses menulis, namanya dirasa nggak enak di lidah, sempat diganti jadi Kai. Di pertengahan draf sampai tamat, malah resmi menyandang nama Jai Birksted.

Saya sempat baca beberapa review di blog dan goodreads yang mengatakan kalau sex scene di TOMB porsinya lumayan buanyak ketimbang di novel-novel Abang sebelumnya. Nah, memang sengaja porsi dewasanya ditambah atau karena waktu itu go with the flow aja pas nulisnya?

Tahu nggak, justru yang bikin Abang terkejut dari reviu-reviu itu justru fakta kalau pembaca Abang nakal banget sampai ada yang niat menghitung jumlah adegan seks dicnovel yang Abang tulis, hahahaha! I love you all, darlings! *kecup jauh*

Kembali ke pertanyaan kamu ya, bagi Abang adegan seks itu adalah bagian dari plot. Banyak atau sedikit, seksi atau komedik, tergantung cerita dan perkembangan hubungan karakternya. Khusus untuk Tiger On My Bed ini, tiger arrangement kan didasarkan pada mating behavior harimaunya. Peneliti menemukan bahwa, saat proses reproduksi dimulai, frekuensi seksnya ada di rentang 20-52 kali dalam sehari. That’s a lot of sex, dear. Yang ada di novel Abang hanya sepersekian dari harimau-harimau itu. 😀

Banyak yang membandingkan novel TOMB dengan Marry Now, SorryLater. Mereka berpendapat bahwa storyline di TOMB kurang kuat (nggak mendominasi) dan konfliknya pun nggak seruwet di MNSL. Bagaimana pendapat Abang tentang ini?

Saat mengeksekusi ide cerita, di kepala Abang sudah ada bayangan ketebalan bukunya nanti. Novel cinta tak hanya menyoal kehidupan romantis para karakternya, tetapi juga memotret perubahan hidup mereka selama prosesnya. Ketika ide cerita dan konflik diputuskan untuk dijadikan bahan novel, backstory karakter dibuat sesuai dengan kebutuhan. Dan untuk kasus MNSL versus TOMB, meskipun sama-sama punya elemen patah hati di dalamnya, kedalaman masalah karakternya berbeda jauh sekali. Luka batin Jao itu berat dan kompleks, jelas membutuhkan proses healing yang lebih lama ketimbang Tal yang diceritakan adalah korban pengkhianatan. Membanding-bandingkan proses healing di kedua novel ini justru bisa disamakan dengan kata-kata teman yang ceriwis, “Lho, kok lo cepet banget sih move on-nya? Gue dulu pas putus sedihnya sampai berbulan-bulan lho!”

Sudahkah ada kandidat kuat yang akan menjadi tokoh utama di novel kedua untuk seri #vimanasingles? Siapa, Bang? Mungkinkah Lea Vimana yang buka usaha dan stay di London–kakaknya Javi yang sempat saya rekomendasikan di review As Seen On TV? Hmm, I hope she’s one of them.

Saat merancang karakter Lea untuk ASOT, Abang nggak kepikiran untuk membuatkannya novel tersendiri. Dan karakter untuk seri #vimanasingles sudah difinalisasi sejak lama. Lea tak termasuk di dalamnya.

Tapi teruslah berdoa dan berharap ya? Abang aja dulu nggak pernah terpikir akan membuat cerita tentang direktur Shylock Indonesia. Waktu muncul di Guilty Pleasure, Shylock hanyalah merek mobil mewah fiktif milik Julien!

🐯🐯🐯🐯🐯

Nah, itulah jawaban dari Bang Ino atas 5 pertanyaan yang saya ajukan. Semoga cukup memuaskan rasa penasaran kalian terhadap novel ini. Eits, jangan lupa dalam beberapa jam lagi akan menyusul post review dan giveaway yang bisa kalian simak dan ikuti. Siapa tahu kamu beruntung bisa jadi pemenang di blogku.  Okay? 😉

TOMB--blogtour

Simak juga sesi wawancara bersama Bang Ino dari host blog tour lainnya. Jangan lupa ikuti juga sesi giveaway-nya dari setiap blog untuk memperbesar kesempatanmu memenangkan satu eksemplar novel Tiger on My Bed dari TWIGORA. Berikut daftar host-nya:

22 Januari
Martina Sugondo
https://glasses-and-tea.blogspot.co.id/

23 Januari
April Silalahi
https://duniakecilprili.blogspot.co.id/

24 Januari
Rizky Mirgawati
https://rizkymirgawati.blogspot.co.id/

25 Januari
Eva Sri Rahayu
https://tamanbermaindropdeadfred.wordpress.com/

26 Januari
Sri Sulistyowati
https://www.kubikelromance.com/

27 Januari
Aya Murning
https://murniaya.wordpress.com/

28 Januari
Rany Dwi Tanti
https://mizukeume.blogspot.co.id/

29 Januari
Frida Kurniawati https://kimfricung.blogspot.co.id/

30 Januari
Oktabri Erwandra https://setopleskata.wordpress.com/

31 Januari
Asri Rahayu MS
https://peekthebook.blogspot.co.id/

1 Februari
Luckty Giyan Sukarno
https://luckty.wordpress.com/

2 Februari
Shen Meileng
https://thecutegeek.blogspot.co.id/

3 Februari
Anastasia Cynthia Tanawi
https://janebookienary.wordpress.com/

4 Februari
Mellisa Assa
https://mishapink.blogspot.co.id/

5 Februari
Athaya Irf
https://theboochconsultant.blogspot.co.id/

Advertisements

37 thoughts on “[BlogTour] Interview: Christian Simamora, Author of Tiger on My Bed

  1. […] nyimak sesi wawancara bersama Bang Ino? Sudah menemukan jawabab baru dari kekepoanmu tentang novel terbarunya? Okay, sekarang buat yang […]

    Like

  2. […] dan beri komentar di post(s) berikut: Interview with Christian Simamora dan Review Tiger on My Bed by Christian […]

    Like

  3. Hmm ejaan Jai seperti panggilan cowok betawi seperti Jainudin ya? heheheee
    Apa mungkin karena itu nama dari luar ya (denmark)?

    Like

    • Haha iya sih, sepintas kayak sapaan buat abang-abang jual gorengan gitu. 😛 Tapi nama orang Denmark memang banyak yang susah dieja dan diucapkan. Kayak nama Line Kjaersfeldt, salah satu pemain badminton tunggal putri dari Dennark. 🙂

      Like

  4. Bang Ino itu kreatif banget yang menciptakan karakter di setiap novelnya dan karakternya selalu ada ciri khasnya kayak JBoyfriend, trus Vimana Singles, nanti apa lagi ya, jadi penasaran.. Interview nya menarik, menjawab rasa penasaran saya juga soal kenapa nama tokoh utama cowoknya Jai, rupanya dari nama pilot Denmark 🙂 menarik…

    Like

  5. Bang Ino, kenapa gak nama Kai aja yang dipakai ?? Hehehe, Nama Kai itu mewakili cowok yang cakep kalau menurutku pribadi :p
    Dan kalau untuk bed scene, aku pikir jika penulis mampu meramu bed scene dengan bagus pasti gak menjijikkan dan malah dikangenin sama pembacanya. Dan berarti bang Ino pintar meramu bed scene-nya 🙂

    Like

  6. Well…suka bgt sama jawaban si abang yang ketiga…Arrrrr….hahaha…
    Tapi yah menurutku kalo soal sex scene di novel maupun film itu mah tergantung aja gimana pembaca atau penonton menyikapinya. Well, thats part of life too.
    Tapi baru tau nih ternyata harimau seganas itu. Wkwk…

    Like

    • Banyak yang bilang novel ini macam seri harlequin versi lokal. Jadi buat yang memang hobby dan sering baca itu pastinya mereka nggak akan menganggap bahwa banjirnya sex scene di sini terasa berlebihan. 😀

      Like

  7. Entah kenapa selalu penasaran dg novel berkategori dewasa. Terutama yang memasukkan sex scene ke dalamnya. Wkwkwk, bukan berarti ngeres. Hanya ingin tahu saja bagaimana sex scene di interpretasikan lewat tulisan. 😀

    Like

    • Oh, believe me. Reading sex scene terasa lebih imaginatif daripada nonton di layar kaca. It could be wild as well but safer. Maksudnya nggak akan separah kalau ada orang lain yang mergokin kayak pas lagi nonton. 😄

      Like

  8. dewiiayuningsih

    Coba kalau buku #TigerOnMyBed asli ngikuti frekuensi seksnya siTiger 20-52kali sehari.. ckckck kalau saya baca bukunya sering” tutup mata klau bagian itu”nya *bacaLewatcelahjari *salahFokus hahaha: D
    Produktif abis nih bg christian abis Meet lame, TOMB, malah udah nulis lagi buat buku yg lain ,

    Like

  9. ngakak pas baca bagian ‘frejuensi’nya /uhuk
    walaupun belum pernah baca bukunya bang ino, tapi karakter2 ciptaannya selalu unik dan kuat ya. seperti mereka benar2 nyata 😀

    Like

  10. baca MNSL aja, lumayan kipas-kipasan dengan adegan Jao dan Reina didalamnya, apalagi kisah Tal dan Jai yang lebih banyak scene sex-nya :v Rasanya, bukan butuh kipas lagi, tapi AC kali ya~~

    Like

  11. Kenapa ngga pakai nama Kai aja bang, biar makin kawaii. :^^

    Jadi main penasaran, jumlah sex scene di novel ini sebanyak apa. Pas baca cuma perlu kipas angin biasa ato blower? 😀 *abaikan

    Like

  12. saya baca buku kak Ino yang lama kayak macarin anjing sama cokelat strawberry. tapi untuk karya yang sekarang, apalagi yang bcaan dewasa saya belum pernah baca. moga dikasih kesempatan sama mba aya… hihihi

    Like

    • Nah, aju malah belum sempet nyicip buku-buku Abang yang lama. 😦 Cuma pernah nonton Cokelat Strawberry aja yang diangkat jadi film. Pemainnya ada Marsha Timothy dan Nino Fernandez.

      Hehe semoga beruntung yaaa. Ikuti juga giveaway di blog lainnya biar kesempatan menangnya makin gede. 😀

      Like

  13. Penasaran atulaaah 😦 #JBoyfriend aja belum punya semua, udah keluar lagi ini #VimanaSingles huhuhu

    Like

  14. Yalloh… kak chris emang selalu di hati 😄 cuman sayang belom bisa ngoleksi semua 😄
    Fokus buku UN dulu ah 😄

    Like

  15. Huaaa baca interviewnya makin pengen cepet2 nyicipin Jai n Tal *loh.
    Reading sex scene rasanya lebih imaginatif yak daripada nonton di tipi. Hhaha dan lebih aman pastinya :p
    Thanks kak interviewnya nendanggg 😀

    Like

  16. ” Tapi untuk saat ini, Abang sedang kembali ke #jboyfriend . Draf yang lagi dikerjakan ini adalah buku kesembilan.”
    *Nyengir badak* yang sudah netes aja belon lengkap 😥
    .
    Kaj? iya, berasa aneh pas nyebutnya 😀
    Tapi bersyukur namanya Jai, semisal Kai malah ga fokus jadinya *keinget yg mau konser entar 😀

    Like

  17. Waktu baca interviewnya dan ada nama Kai disitu, mata saya langsung ijo kayak lagi liat uang *ketauan mata duitan*… wkwkwk. Soalnya Kai itu so hot and so sexy, tapi sayangnya Kai gak brewok… 😀

    Like

  18. Sedih banget dulu nggak berkesempatan ngedapetin Meet Lame Bang Ino. Semoga kali ini dapet yak ;D. Aamiin.

    Hal yang paling kusukai dari karya Bang Ino adalah ciri khasnya, mulai dari kaver yang mewah dan eksotis banget, khas kisahnya yang rata-rata dewasa, de el el dah. Lanjutkan Bang Ino!!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s